,

Risk Management: Assessing Risk Management on Businesses with The Use of Big Data

Aktivitas dalam kehidupan sehari-hari sudah tidak bisa dipisahkan dari peranan internet dan data digital, termasuk dalam bisnis. Data digital yang biasanya kita lihat dalam media sosial adalah bagian kecil dari Big Data. Manajer dalam suatu perusahaan dapat memanfaatkan Big Data untuk mengambil keputusan-keputusan yang krusial.

Big Data adalah sebuah teknologi baru di dunia teknologi informasi yang proses pengolahan, penyimpanan, dan analisis datanya dalam berbagai bentuk atau format, berjumlah besar, dan pertambahan data yang sangat cepat.

Dewasa ini, banyak perusahaan yang mulai mengadopsi Big Data di berbagai bidang, terutama untuk mengurangi management risk dikarenakan jumlah data yang terus meningkat secara signifikan. Data ini digunakan sebagai acuan dalam pengambilan berbagai keputusan yang diinginkan perusahaan. Pengolahan dan analisis data dalam jumlah yang sangat besar memerlukan waktu yang relatif jauh lebih singkat dibanding dengan menggunakan teknologi lainnya.

Analisis Big Data dapat memberikan keuntungan bagi bisnis terhadap pesaingnya. Big Data mampu meningkatkan kualitas model management riskkarena meningkatnya ketersediaan dan keragaman statistik. Pada masa sekarang, Big Data dapat digunakan untuk menyimulasikan berbagai skenario untuk mewujudkan semua potensi risiko yang menyebabkan reaksi lebih cepat terhadap perkembangan di pasar. Big Data juga memungkinkan lembaga keuangan untuk mengidentifikasi kecurangan lebih cepat dan lebih akurat dengan membandingkan data internal dan eksternal dari berbagai pihak terkait.

Untuk menerapkan Big Data dalam management risk, instansi mengadopsi pendekatan evolusioner terstruktur guna mengakomodasi cakupan data yang besar dan luas. Cara pertama dalam menggunakan Big Data adalah data internal harus dikumpulkan dan digunakan. Setelah itu, instansi akan memiliki gagasan sumber data yang lebih jelas yang akan menguntungkan instansi terkait, sehingga instansi dapat menggunakan sumber eksternal. Yang lebih penting dari pada jumlah data adalah proses analisis yang terintegrasi. Mengambil langkah kecil untuk menerapkan program data yang besar memungkinkan instansi mengidentifikasi kelemahan atau risiko.

Referensi:

Banking Hub. 2014. Big Data: Potentials from a Risk Management Perspective. Diambil dari https://www.bankinghub.eu/banking/finance-risk/big-data-potentials-from-a-risk-management-perspective

Francesco Corea. 2016. Big Data & Risk Management in Financial Markets. Diambil dari https://medium.com/@Francesco_AI/big-data-and-risk-management-in-financial-markets-part-i-eed4e245f3db

Fraunhofer Institute. Big Data: Opportunities and Privacy Challenges. Diambil dari https://arxiv.org/ftp/arxiv/papers/1502/1502.00823.pdf

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *