,

Peran Akuntansi dalam SDGs

 

Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB tahun 2015 lalu telah memasang 17 target keberlanjutan lingkungan untuk diraih pada tahun 2030. Untuk mencapai target-target tersebut, sektor swasta juga perlu turut mencantumkan SDGs dalam strategi perusahaannya. Faktanya, 8 dari 17 tujuan yang ingin dicapai dalam SDGs didukung langsung oleh pekerjaan para akuntan. Kesetaraan gender, kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, pergerakan iklim dan perdamaian, keadilan dan institusi yang kuat adalah beberapa kunci SDGs yang akuntan kerjakan setiap hari dengan variasi peran yang bermacam-macam. Bagaimana sebenarnya peran akuntansi dalam pencapaian Sustainable Development Goals?

 

Mempersempit Kesenjangan Gender

Dalam mempersempit kesenjangan gender, organisasi akuntansi di beberapa negara telah berkontribusi dengan mempertahankan dan mengadvokasi perempuan untuk memasuki berbagai macam profesi, tak terkecuali profesi akuntan, dengan berbagai macam program dan kemitraan.

 

Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Saat ini, profesi ini juga bekerja dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai inisiatif untuk memberikan kepemimpinan, keterampilan bisnis dan kewirausahaan dan pendidikan profesional yang relevan untuk memperluas jalur ke dalam profesi. Organisasi akuntansi di seluruh dunia juga mendanai dan mendukung program pendidikan keaksaraan keuangan, yang mengarah ke lebih banyak kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan keterampilan.

 

Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi memiliki dampak besar pada kehidupan warga di seluruh dunia, dan profesi akuntansi global adalah penggerak pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Akuntan menggunakan keterampilan profesional mereka untuk mendorong para pemimpin mengarahkan organisasi menuju pencapaian kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, akuntan memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada kemakmuran yang lebih besar dan meningkatkan standar hidup secara lebih luas. Kesempatan tersebut terletak pada informasi, pelaporan, pengukuran, dan pengambilan keputusan yang terkait dengan peningkatan standar hidup, kesejahteraan, dan kemakmuran di seluruh dunia.

 

Mempromosikan Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab

Semua organisasi diharapkan untuk memberikan kontribusi positif-bersih terhadap lingkungan, ekonomi dan masyarakat. Untuk akuntan dalam sektor bisnis, ini berarti membangun tata kelola perusahaan dan rencana keberlanjutan terpadu yang mengoptimalkan proses bisnis, menghindari pemborosan dan menerapkan inovasi dan teknologi yang mampu mendorong efisiensi.

 

Memajukan Aksi Iklim

Kesepakatan Paris bulan Desember 2015 mungkin tampak seperti sejarah kuno, tetapi masalah yang dibahas selama konvensi tetap bersifat mendesak. Profesi akuntan dapat mendukung pemerintah dan organisasi global dalam mengimplementasikan rencana untuk perubahan iklim. Misalnya, auditor memainkan peran utama dalam meminta pertanggungjawaban pemerintah ataupun sektor swasta atas kinerja, termasuk kemajuan menuju sasaran dan target iklim. Dengan menggunakan pelaporan terpadu untuk lebih memahami risiko perubahan iklim, akuntan dapat membantu organisasi menyelaraskan tujuan dan sasaran bisnis mereka dengan persiapan untuk perubahan iklim.

 

Menjaga Perdamaian dan Keadilan

Pemerintah dan perusahaan yang transparan, serta menjunjung tinggi keadilan adalah cerminan dari masyarakat yang aman dan adil. Kecurangan dan korupsi global mampu mengancam pencapaian SDGs, mencegah pertumbuhan bisnis, serta menghalangi investasi publik dan asing. Secara khusus, profesi akuntan turut membantu menjaga perdamaian dan keadilan dengan memegang teguh prinsip kejujuran dalam membangun laporan keuangan perusahaan.

Pada akhirnya, akuntan berperan penting sebagai value keeper yang menjaga perusahaan untuk tetap berpegang terhadap komitmennya dalam mencapai nilai-nilai yang sudah dijadikan visi dan misi perusahaan. Tanpa peran akuntan, target-target SDGs mungkin hanya menjadi slogan-slogan belaka dalam strategi pemerintahan dan perusahaan-perusahaan swasta. Kita sebagai akuntan yang baik harus turut mendukung keberhasilan dalam pencapaian SDGs. Jadi, be a smart accountant, ya!

Referensi:

PWC, 2017. SDGs Reporting Challenge 2017. Diakses dari https://www.pwc.com/gx/en/sustainability/SDG/pwc-sdg-reporting-challenge-2017-final.pdf pada tanggal 17 Juni 2018 pukul 13.36

ACCA, 2017. The Sustainability Development Goals: Redefining context, risk and opportunity. Diakses dari http://www.accaglobal.com/ content/dam/ACCA_Global/professional-insights/The-sustainable-development-goals/pi-sdgs-accountancy-profession.pdf  pada tanggal 18 Juni 2018 pukul 21.17

UNPRI, PwC (2017), The SDG Investment Case, diakses pada tanggal 18 Juni 2018 pukul 22.05

SDG Compass (n.d.), SDG Compass: The Guide for Business Action on the SDGs. Diakses dari https://sdgcompass.org/wp-content/uploads/2016/05/019104_SDG_Compass_Guide_2015_v29.pdf pada tanggal 19 Juni 2018 pukul 18.24

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *