Pada Jumat, 27 November 2020, telah berhasil dilaksanakan program kerja tahunan dari Auditing Study Division Studi Profesionalisme Akuntan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (SPA FEB UI), yaitu Auditing Group Discussion. Auditing Group Discussion tahun ini bekerja sama dengan PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia dan dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meets. Acara ini diikuti oleh sepuluh orang fungsionaris Auditing Study Division SPA FEB UI dan tujuh mahasiswa Akuntansi FEB UI yang telah berhasil terpilih atas jawabannya pada Auditing Group Discussion Quiz.

Tema yang diangkat oleh Auditing Group Discussion kali ini adalah “Maximizing the Value of Internal Audit in the Face of Crisis” yang bertujuan untuk menambah wawasan peserta mengenai peran dan fungsi audit internal dalam keadaan krisis. Acara dibuka dengan penyampaian ekspektasi dan harapan dari pelaksanaan Auditing Group Discussion serta perkenalan dari pihak PwC Indonesia.

Diskusi diawali dengan pemaparan materi oleh Ibu Meita Laimanto, Ibu Merry Hartono, Ibu Made Jayanti, dan Ibu Sanny Eriesty mengenai gambaran singkat mengenai audit internal. Kemudian, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai praktik audit internal dan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam menjalankan praktik audit internal tersebut terutama dalam masa krisis pandemi seperti sekarang ini. Terakhir, mereka menjelaskan bagaimana audit internal diharapkan untuk memberikan nilai yang lebih terhadap perusahaan di masa depan.

Audit Internal merupakan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas tinggi dan pemikiran out of the box. Pada awalnya, keberadaan fungsi audit internal hanya menjadi sebuah kewajiban dalam perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, audit internal semakin dipandang sebagai suatu hal yang dapat memberikan keuntungan serta nilai lebih. Audit internal tidak lagi hanya memeriksa dan memastikan, tetapi juga memberikan saran yang dapat meningkatkan efektivitas perusahaan. Oleh sebab itu, kreativitas auditor internal diperlukan untuk memberikan saran yang bersifat value added bagi perusahaan.

Melalui pemaparan materi dan diskusi yang telah dilakukan, audit internal  merupakan third line of defense yang dimiliki oleh sebuah perusahaan yang berperan secara independen terhadap fungsi-fungsi lainnya. Tata kelola, kontrol, dan risk management merupakan beberapa dari fungsi audit internal tersebut. Audit internal diharapkan dapat mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada dalam tata kelola, kontrol, dan risk management serta memberikan saran untuk memperbaikinya. Audit internal akan memperhatikan kondisi perusahaan secara menyeluruh  sehingga memungkinkan seorang auditor internal untuk mengetahui penyebab-penyebab permasalahan yang nantinya akan terlihat dalam laporan keuangan.

Dewasa ini, kebutuhan akan peran audit internal dalam perusahaan semakin disadari. Hal tersebut menyebabkan tuntutan lebih terhadap fungsi audit internal. Auditor internal tidak lagi hanya berperan sebagai watchdog, tetapi juga dituntut untuk dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perusahaan kepada stakeholders. Perubahan peran ini juga menyebabkan adanya ekspektasi lebih terhadap nilai yang ditawarkan audit internal.

Di masa depan, terdapat beberapa nilai lebih yang dapat ditawarkan audit internal. Auditor internal dapat berperan sebagai rekan bisnis yang strategis dan menjadi penggerak perubahan dalam sebuah perusahaan. Akan tetapi, nilai-nilai tersebut hanya dapat terwujud jika perusahaan memberikan investasi dan dukungan yang sepadan dengan nilai yang diharapkan dari fungsi audit internal. Investasi dan dukungan dapat diberikan dalam bentuk penyediaan teknologi untuk memudahkan pelaksanaan audit internal, termasuk inisiatif manajemen untuk turut mengadopsi teknologi tersebut.

Keadaan krisis, khususnya pandemi COVID-19 yang sedang melanda pada saat ini, merupakan sebuah tantangan bagi berbagai industri. Dalam keadaan ini, audit internal, sebagai salah satu fungsi esensial yang dimiliki perusahaan, harus mampu memaksimalkan nilainya. Nilai audit internal dapat dimaksimalkan melalui adaptasi dan pengembangan perusahaan dalam adopsi tools untuk memudahkan fungsi audit internal. Saat kondisi tersebut dipenuhi, audit internal dapat bertransformasi dari watchdog perusahaan menjadi advisor bagi perusahaan sehingga audit internal mampu memberikan nilai dan kontribusi yang lebih bagi perusahaan dalam keadaan krisis.

Diskusi ini berlangsung dengan lancar dan interaktif. Terdapat interaksi dua arah antara peserta dengan fasilitator melalui pemaparan materi yang diselingi dengan tanya jawab antara peserta dengan fasilitator. Setelah diskusi berlangsung selama sekitar 140 menit, Auditing Group Discussion ditutup dengan ucapan terima kasih dan diadakannya sesi foto bersama dengan para fasilitator dari PwC Indonesia. Kami, Auditing Study Division SPA FEB UI, berterima kasih atas partisipasi dan kerja sama dari berbagai pihak untuk menyukseskan acara ini. Sampai jumpa pada Auditing Group Discussion selanjutnya!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *